Legimin Syukri

Lahir di Simalungun 21 Maret 1963. Alumni IAIN SU Fakultas Syariah. Pegawai Kemenag Kota Medan....

Selengkapnya
Edisi Muhasabah (12) : Mbah Uthi Sudah Bisa Belanja Lagi
Mbah Uthi sedang belanja di Pasar Baru. (Dokpri)

Edisi Muhasabah (12) : Mbah Uthi Sudah Bisa Belanja Lagi




Alhamdulillah, Mbah Uthi sudah bisa belanja lagi. Kebiasaan Abah mengantar belanja sudah normal kembali. Sejak sebelas bulan yang lalu praktis kegiatan mengantar belanja yang sangat mengasyikkan itu terhenti. Disebabkan Mbah Uthi (panggilan Bunda Raihana Rasyid) mengalami kecelakaan yang sangat serius. Tepatnya hari Jumat 20 Juli 2018 pukul 17.00 WIB. Sampai saat ini, berarti telah sebelas bulan berlalu.

Mbah Uthi mengalami retak tulang dari mulai lutut sampai pergelangan kakinya. Saat kejadian itu, memang Abah tidak di rumah. Tetapi sedang mengikuti ujian semester tiga dari kegiatan perkuliahan. Maklumlah karena tuntutan profesi, yang tua-tua pun harus kuliah lagi.

Ketika sedang berlangsungnya ujian, telepon genggam yang disilent bergetar. Setelah dilihat ternyata dari buah hati kami yang sulung mengabarkan bahwa Mbah Uthi kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit Madani yang tidak jauh dari tempat kejadian dan juga dari rumah kami.

Terucap dari bibir ini kata-kata: "Sabar ya nak." Kepada putriku yang menelepon. Sepuluh menit setelah itu, Abah selesai.
Waktu itu tidak terbayangkan apa yang bakal terjadi, kejadian itu di luar nalarku. Itulah keterbatasan kita sebagai manusia. Allah merahasiakan apa yang bakal terjadi kepada hamba-Nya.

Begitu sampai di rumah sakit langsung kutemui Mbah Uthi yang sedang terbaring di ruang IGD, sambil merintih merasakan betapa sakitnya kaki sebelah kanannya yang membengkak. Bisa kurasakan dari raut wajahnya. Dari wajah seorang Ibu yang selalu menyayangi putra dan putrinya. Dari Seorang Mbah Uthi yang selalu mencintai cucu-cucunya. Dari seorang Kakak yang selalu peduli dengan adik-adiknya. Dari seorang menantu yang cukup besar perhatian terhadap mertuanya. Dari seorang Sahabat yang dekat dengan temannya. Dari seorang Guru yang selalu dirindukan murid-muridnya. Dari seorang Pendidik yang selalu tulus berbagi ilmunya, dan dari seorang penulis yang selalu dirindukan goresannya.

Kini Dia telah kembali beraktivitas seperti sedia kala. Ya Allah pulihkan kembali kesehatan Mbah Uthi kami. Allah telah menyembuhkannya sekitar 90%. Hal inilah yang sangat menggembirakan dan membuat kami bersyukur tiada henti.


Setiap hari Ahad pagi sekitar pukul 06.30. WIB kami berangkat menuju Pasar Baru (sekitar 1 km dari rumah) untuk membeli kebutuhan sehari-hari, persediaan selama seminggu. Tidak ada daya dan kekuatan melainkan dengan izin Allah yang Maha Tinggi dan Agung.

Akhirnya menjadi kebiasaan bagi Abah, mengantar belanja setiap Ahad pagi sebelum melaksanakan tugas rutin sebagai penghulu di Kecamatan Medan Denai.

Alhamdulillah tempat tugas tidak jauh dari lingkungan rumah. Allah telah memberikan kemudahan dalam mengemban tugas dari pemerintah dan masyarakat.

Wallahu a'lam bishowab. Wa ilallahi turja'ul umur

Baity jannati, 17 Juni 2019.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Alhamdulillah... Syukur kalau ibu sudah pulih kembali, Pak.

17 Jun
Balas

Alhamdulillah...Kang Mas Edi matur nuwun. Barakallah sehat selalu

17 Jun

Syukur Alhamdulillah Abah, dari jauh kami turut senang dengan kabar ini. Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan bagi Abah sekeluarga.

17 Jun
Balas

Alhamdulillah, terima kasih Mas Agus Siswanto. Barakallah sehat selalu

17 Jun

Romantisme Ala Abah dan Mbah Ukhti. Membacanya saya meneteskan air mata Abah. Semoga Bunda Rai dan Abah selalu sehat. Rutinitas mengantar belanja setiap ahad dan sabtu sudah saya lakukan juga bukan karena istri sakit tapi karena menciptakan peluang untuk bisa berduaan. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

19 Jun
Balas

Abah juga terharu membaca komentar Saudaraku Mulya Al Bantani. Ternyata apa yang kita lakukan ada kesamaannya. Barakallah sehat selalu

19 Jun

Romantisme Ala Abah dan Mbah Ukhti. Membacanya saya meneteskan air mata Abah. Semoga Bunda Rai dan Abah selalu sehat. Rutinitas mengantar belanja setiap ahad dan sabtu sudah saya lakukan juga bukan karena istri sakit tapi karena menciptakan peluang untuk bisa berduaan. Sehat, bahagia, dan sukses selalu. Barakallah

19 Jun
Balas

Barakallah Saudaraku

19 Jun

Alhamdulillah Uthi sudah kembali normal beraktifitas, ikut merasakan kegembiraan abah dan juga keluarga...barakallah

17 Jun
Balas

Alhamdulillah, terima kasih atas do'anya. Barakallah Ibu Dyahni sehat selalu

17 Jun

Alhamdulillah, pujian hanya untuk Allah, yang telah memberikan kesembuhan pada Kakak. Doa untuk Kakak selalu dipanjatkan dan tak lain, hanya kesehatan yang dimohonkan. Senang rasanta mendengar Abah ungkapkan kesehatan Kak Rai, semoga semakin pulih, amin. Teruntai doa untuk Abah semoga rahmat Allah terlimpah untuk kesehatan Abah dan barakallahu fiik

17 Jun
Balas

Alhamdulillah, terima kasih atas do'anya selama ini. Barakallah Ibu Siti sehat selalu

17 Jun

Alhamdulillah....Ikut senang rasanya...Semoga Bunda Rai selalu sehat dan bahagia...Barakallah Bapak.

18 Jun
Balas

Alhamdulillah, terima kasih Ibu Rini. Barakallah sehat selalu

18 Jun

Alhamdulillah sehat selalu ya Uthi

17 Jun
Balas

Alhamdulillah, terima kasih Ibu ISanti. Barakallah sehat selalu

17 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali